Postingan

hari ke-4 menulis writing for legacy

  Berjalan 1 tahun pernikahan, Pernah dia ingin menyerah dengan pernikahan itu, karena komunikasi mereka semakin buruk. Diapun mencoba berbicara kepada ibunya dengan bercerita menumpahkan segala yang dia rasakan. Namun dia urungkan niatnya.     Karena dia teringat nasihat dari ibunya yang selalu berucap "Menikah itu sekali seumur hidup !! Dulu saja bapakmu seperti itu ke ibu. Tapi Ibu bisa bertahan sampai sekarang".  Sudah tidak perlu aneh-aneh!! Ucapnya.   Ah pasti akan selalu begitu jawabnya !! Membandingkan dulu dengan sekarang. Dan Akhirnya kembali trek awal nikmati saja jalan takdirnya. Dengan berharap memang ada kebahagiaan diujung sana nanti.  Dan berjalan nya waktu akhirnya siap tidak siap mereka diberikan kepercayaan oleh Tuhan, untuk menjadi orang tua. Iyah dia hamil. Didalam benaknya ada rasa ketakutan akankah bisa dia menjadi seorang ibu yang baik???,  Sedangkan dia saja belum selesai dengan masalahnya sendiri.      Namu...

hari ke-3 menulis writing for legacy

 Terlahir menjadi perempuan dari keluarga yang pas-pasan, serta kekurangan figure ayah membuat nya harus menjadi wanita yang minim akan pengetahuan dicinta oleh seorang lelaki. Ketidak stabilkan emosi kurang nya rasa percaya diri dan rendah nya harga diri, sulit membangun komunikasi yang sehat dalam sosial serta lingkungan. Menikah dengan orang yang tidak tepat serta perlakuan yang dia terima dari pasangan yang dia kira memang begitulah bentuk cinta diperlukan semena-mena dan seenaknya. Dijanjikan akan diberikan kebahagiaan yang indah dibangunkan sebuah istana megah dalam sebuah pernikahan namun janji itu adalah omong kosong belaka. Dia menanggung semua beban sendiri, tanpa dibagikan kesiapapun. Dan kebahagiaan yang dia kira indah adanya itu hanya semu. Pernah dia mencoba membagikan keluh kesah dengan suaminya namun hanya dijawab sabar dan selalu seperti itu.     Diawal pernikahan nya mereka memutuskan untuk tidak ingin memiliki anak dahulu, karena memang masih harus...

18/04/2024

Merasa sakit yang terulang membuat ku merasa takut dan trauma mengingat hal yang menyakitkan hadir kembali menyalahkan kembali keadaan dan kembali looping ke jadian waktu itu seandainya tidak ada kejadian itu aku tidak akan merasakan kesakitan ini seandainya dulu aku tidak terburu-buru menikah mungkin aku tidak seperti sekarang. Namun aku sadar inilah jalanku dan jalan yang tuhan berikan untukku... Menjadi dewasa dan menjadi lebih baik disetiap detiknya dan waktunya aku harus bisa berusaha menjadi hal yang baik dan tidak mau menjadi buruk.. aku memiliki anak yang begitu cantik dan pintar aku harus bnyak bersyukur nya dan bahagia meskipun banyak masalah yan kuhadapi setiap detik dan waktunya namun aku beruntung aku selalu dipertemukan dengan orang baik dan hal-hal baik aku akan memanfaatkan semua hal itu Tuhan izinkan aku untuk selalu berada dijalanmu dan bersyukur akan hal yg telah kau berikan kepada ku 

11 Maret 2025

Menulis halanini yang tidak bisa kapendam lagi. Tidak ada hal yang kusesali namun ada satu hal yang ku pelajari dia memang bukan jalan ku, mungkin memang bukan hatiku menolak nya namun badanku menerima semua perlakuan nya,, aku tidak mengerti kenapa, aku marah iya aku marah,, TPI memang dari dulu aku tidak pernah membenci nya hanya saja aku muak dengan cara dia berbicara dan bersikap.. aku dipaksa harus menerima semua segala kekurangan nya namun tidak sebaliknya dia.iya dia beinisial "T" kami berjumpa dan kenal semenjak 3tahun lalu tidak sedikit hal  yang kulewati bersamanya Namum yang kurasa adalah aku selalu merasa aku paling banyak berkorban dan begitupun dia dia merasakan yang sama singkat nya aku membutuhkan bantuan dana darinya aku meminta tolong namun dia tidak bisa membantu dengan berbagai alasan aku bingung dan tak tau harus berbuat apa. Tidak ada hal yang bisa kulakukan aku memohon dan mengemis pun rasanya aku tak mampu akupun berinisiatif sendiri memngubungi dia ya...

duka

Tidak semua hal yang hilang harus diganti  Apa   lagi jika hal itu spesial  Jika bisa itu hanya mengisi posisi yang kosong itu Bukan menggantikan nya.

04/02/2025

Siang itu saat aku masih bekerja mengerjakan tugasku sebagi menjga orang tua, aku ditelfon oleh ibuku tidak sering dia menelepon disaat jam aku masih bekerja biasa dia meneleponku saat jam anak aku sudah pulang kerja, memang kita belum bicara dari beberapa hari yang lalu karena anak aku tidur ditempat mertuaku, aku tidak befikir aneh akupun bertanya bagaiman keadaan assyifa kemrin saat pulang dari sana?? dan beliaupun menjawab ya tidak bagaimana bagaimana dia senang dan menceritakan banyak hal kepada ibuku terutama dia punya teman baru disana,, akupun menajwab ya kemarin sore saat aku menyurh dia pulang saja dia memohon kepadaku untuk mengijnkany 1 malam lagi pada saat meneleponku dan akupun mengijinkanya akupun mendegarkanya bercanda dan ngobrol dengan temanya di telepon karena batre dia habis telponpun terputus,, kemudian ibuku menyabungkan dengan yang lain dan menganti topik baru bertanya bagaimana keadaan ayahnya anak ku, dan kujawab baik, kemudian beliau menyabungkan kembali lalu ...